Topics

Pages

Ditulis Oleh: - DEVI D
Anda sedang membaca artikel tentang Cara Mengisi Faktur Pajak, anda diperbolehkan menyebarkan artikel Cara Mengisi Faktur Pajak jika bermanfaat, dengan mencantumkan link berikut ini:

Cara Mengisi Faktur Pajak

Posted by DEVI D Jumat, 06 September 2013 0 komentar

Cara Mengisi Faktur Pajak

faktur pajak bagaimana Cara Mengisi Faktur Pajak dengan lengkap, jelas, serta benar cocok dengan info sebagaimana disebut didalam pasal 13 ayat ( 5 ) undang-undang ppn 1984, dan di tandatangani oleh pejabat/kuasa yang ditunjuk oleh pkp untuk menandatanganinya. didalam perihal dibutuhkan, pkp bisa memberikan info lain didalam faktur pajak tak hanya info sebagaimana disebut didalam pasal 13 ayat ( 5 ) undang-undang ppn 1984. 

faktur pajak tergolong sebagai faktur pajak cacat jika tidak diisi dengan lengkap, jelas, benar, dan/atau tidak di tandatangani. 
cara mengisi faktur pajak
cara mengisi faktur pajak

kode serta nomer seri faktur pajak 
entrepreneur terkena pajak mesti menerbitkan faktur pajak gunakan kode serta nomer seri faktur pajak yang sudah ditetapkan. kode faktur pajak terdiri dari 6 digit yang terdiri dari 2 digit kode transaksi, 1 digit kode status serta 3 digit kode cabang. sesaat itu nomer seri faktur pajak terdiri dari 10 digit dengan rincian 2 digit th. penerbitan serta 8 digit nomer urut. 

adapun tata Cara Mengisi Faktur Pajak kode transaksi yaitu seperti berikut : 

kode 01. kode ini dipakai atas penyerahan bkp/jkp pada pihak lain yang bukan hanya pemungut ppn, terhitung penyerahan pada perwakilan negara asing atau perwakilan organisasi internasional yang tidak memperoleh persetujuan untuk diberikan sarana perpajakan oleh menteri keuangan, serta penyerahan bkp/jkp antar pemungut ppn tak hanya bendahara pemerintah, yang ppn-nya dipungut oleh pihak yang menyerahkan bkp/jkp. kode ini dipakai didalam perihal penyerahan dikerjakan pada tak hanya pemungut ppn serta bukan hanya adalah type penyerahan sebagaimana disebut pada kode 04 s/d kode 09. 

kode 02. kode ini dipakai untuk penyerahan pada pemungut ppn bendahara pemerintah. 

kode 03. kode ini dipakai atas penyerahan bkp/jkp pada pemungut ppn tak hanya bendahara pemerintah. 

kode 04. kode ini dipakai atas penyerahan bkp dan/atau jkp yang memakai dpp dengan nilai lain. 

kode 05. kode ini telah tidak dipakai lagi sejak 1 april 2010. 

kode 06. kode ini dipakai atas penyerahan bkp dan/atau jkp tak hanya type penyerahan pada kode 01 s/d 

kode 04 serta penyerahan bkp pada orang pribadi pemegang paspor luar negeri ( turis asing ). 

kode 07. kode ini dipakai untuk penyerahan yang ppn atau ppn serta ppn bm-nya tidak dipungut pada tak 

hanya pemungut ppn, penyerahan yang ppn atau ppn serta ppn bm-nya ditanggung pemerintah ( dtp ) pada tak hanya pemungut ppn, serta penyerahan ke lokasi bebas/kawasan ekonomi spesial ( kek ) pada tak hanya pemungut ppn. 

kode 08. kode ini dipakai atas penyerahan yang dibebaskan dari pengenaan ppn atau ppn serta ppn bm, menurut ketentuan spesial yang berlaku. 

kode 09. kode ini dipakai untuk penyerahan aktiva pasal 16d pada tak hanya pemungut ppn. kode status berisi angka 0 bila adalah faktur pajak normal. kode status diisi angka 1 bila faktur pajak yang diterbitkan adalah faktur pajak pengganti. 

tata Cara Mengisi kode cabang untuk entrepreneur terkena pajak yang sudah memperoleh ijin pemusatan ppn terutang yang : 

sistem penerbitan faktur pajak-nya belum online pada kantor pusat serta kantor-kantor cabang-nya ; dan/atau 

kantor pusat dan/atau kantor-kantor cabang-nya ada yang ditetapkan sebagai penyelenggara lokasi berikat dan/atau ditetapkan sebagai entrepreneur di lokasi berikat dan/atau memperoleh sarana kemudahan impor tujuan ekspor ; 

maka kode cabang ditentukan sendiri dengan berurutan, berisi kode ’000′ ; untuk kantor pusat serta diawali dari kode ’001′ ; untuk kantor cabang. untuk entrepreneur terkena pajak tak hanya diatas, maka kode cabang berisi kode “000”. contoh pkp yang tidak lakukan pemusatan ppn, maka kode cabang tiap-tiap cabang yaitu “000”. demikian juga bila pkp yang sudah dipusatkan namun sistem penerbitan faktur pajaknya sudah online, maka kode cabangnya yaitu “000”. 

th. penerbitan yang dipakai pada nomer seri faktur pajak ditulis dengan mencantumkan dua digit paling akhir dari th. diterbitkannya faktur pajak, perumpamaannya th. 2009 ditulis ’09′ ;. demikianlah juga bila faktur pajak diterbitkan th. 2012, maka 2 digit th. penerbitan diisi “12”. 

untuk nomer urut, ketetapan cara mengisi faktur pajak yaitu seperti berikut : 

  • nomer urut pada nomer seri faktur pajak serta tanggal faktur pajak mesti dibikin dengan berurutan, tanpa butuh dibedakan pada kode transaksi, kode status faktur pajak, faktur pajak yang tidak berisi info identitas konsumen bkp/jkp, atau mata duit yang dipakai didalam transaksi. 


  • penerbitan faktur pajak diawali dari nomer urut 00000001 pada tiap-tiap awal th. takwim, yakni mulai periode pajak januari serta dengan berurutan, jika untuk entrepreneur terkena pajak yang baru dikukuhkan, nomer urut 00000001 diawali sejak periode pajak entrepreneur terkena pajak dikukuhkan. untuk 


  • entrepreneur terkena pajak sudah dipusatkan namun sistem penerbitan faktur pajaknya belum online, maka nomer urut 00000001 ( satu ) diawali pada tiap-tiap awal th. takwim periode pajak januari pada tiap-tiap kantor pusat serta kantor-kantor cabangnya, jika untuk kantor cabang yang baru dikukuhkan, nomer urut 00000001 diawali sejak periode pajak kantor cabang dikukuhkan. 


  • jika sebelum saat periode pajak januari th. selanjutnya, nomer urut sudah habis dipakai oleh entrepreneur terkena, maka entrepreneur terkena pajak mesti menerbitkan faktur pajak dengan nomer urut diawali dari nomer urut 00000001 ( satu ). 


didalam perihal entrepreneur terkena pajak lakukan kekeliruan didalam Cara Mengisi Faktur Pajak kode serta nomer seri, maka faktur pajak yang diterbitkan adalah faktur pajak cacat.
Description
: Cara Mengisi Faktur Pajak
Rating
: 4.5
Reviewer
: DEVI D
ItemReviewed
: Cara Mengisi Faktur Pajak

0 komentar:

Poskan Komentar